Mengatasi Kecelakaan di Laboratorium Kimia


Nama   : Syaif Alwan Sugiharto
Prodi   : Pendidikan Kimia

Tugas Mata Kuliah Pengetahuan Laboratorium
Berikut beberapa pertanyaan tentang cara "Mengatasi Kecelakaan di Laboratorium Kimia" berikut dengan sumber jawabannya.

1)   Bagaimana mengatasi kecelakaan karena terkena asam kuat pada anggota tubuh? Kecelakaan di Lab Kimia terkait terkena asam kuat biasanya terkategorikan sebagai luka bakar, berikut beberapa cara untuk mengatasinya.
1      Segera bilas dan bersihkan dengan air jika anda telah mengalami luka bakar akibat zat kimia (asam kuat). Hal-hal seperti ini bertujuan untuk mengurangi rasa nyeri serta mengurangi paparan zat kimia yang dapat membuat luka semakin dalam.
2      Lepaskan pakaian atau apapun yang berkaitan dengan luka, apalagi jika benda tersebut terkena paparan zat kimia.
3      Segera lakukan pengobatan dengan mengoleskan gel anti luka bakar untuk mencegah terjadinya infeksi pada luka.
4      Tutup area luka dengan menggunakan perban atau pun penutup lainnya yang steril. Apabila tidak ada, bisa menggunakan kain yang besih.
5      Apabila rasa sakit masih terasa, anda dapat meminum obat pereda rasa nyeri yang banyak tersedia di apotik. Namun, disarankan untuk tidak mengonsumsinya secara lebih lanjut.
6      Jika kondisi memungkinkan, segera minta melakukan vaksinasi anti-tetanus. Dikarenakan luka bakar yang disebabkan oleh zat kimia ini akan sangat rentan terinfeksi tetanus.

2)   Bagaimana mengatasi percikan ke anggota tubuh karena basa kuat?
-       Jika kulit terkena basa kuat, hendaknya segera dicuci dengan air sebanyak-banyaknya, kemudian bilas dengan larutan asam asetat 1%, cuci dengan air, kemudian keringkan dan olesi dengan salep boor.
-       Jika mata terkena percikan basa kuat, cucilah mata yang terkena percikan dengan air banyak-banyak kemudian bilas dengan larutan asam borat 1%. Gunakan gelas pencuci mata.
-       Jika mulut terkena basa kuat, kumur-kumur dengan air sebanyak-banyaknya kemudian minum sebanyak-banyaknya, selanjutnya beri minum susu atau dua sendok teh asam cuka dalam 1/2 liter air.

3)   Terjadi kebakaran kecil pada rangkaian percobaan kimia di atas meja lab?
Kebakaran dilaboratorium dapat disebabkan oleh arus pendek, pemanasan zat yang mudah terbakar atau kertas yang berserakan di atas meja pada saat ada api. Untuk menghindari hal tersebut lakukan hal berikut.
a. Hindari penggunaan kabel yang bertumpuk pada satu stop kontak
b. Gunakan penangas bila hendak memanaskan zat kimia yang mudah terbakar
c. Bila hendak bekerja dengan menggunakan pembakaran (api) jauhkan alat/bahan yang mudah terbakar (misal kertas, alkohol) dan bagi siswa perempuan yang berambut panjang untuk diikat
d. Gunakan alat pemadam kebakaran jika terjadi kebakaran Diitinjau dari aspek kimia, api merupakan proses oksidasi gas yang berlangsung “hebat” sambil melepaskan energi yang cukup besar sehingga gas yang bereaksi tersebut memancarkan cahaya.
Cara menangani apabila terjadi kebakaran di laboratorium:
1. Cari kain basah dan tutupkan ke bagian meja laboratorium atau senyawa kimia yang terbakar
2. Gunakan alat pemadam api ringan (APAR) untuk memadamkan api
3. Lakukan evakuasi dengan mengeluarkan semua orang dari laboratorium

4)   Terjadi tumpahan zat kimia di lantai ?
-          Cara Penanganan Tumpahan Bahan Kimia Padatan
Hal yang pertama yang harus dilakukan adalah jangan panik, kemudian Anda bisa memakai alat pelindung diri yang telah dianjurkan sesuai dengan MSDS, setelah itu mengisolasi tempat atau daerah yang terkena tumpahan serta memberi tanda peringatan sehingga tidak terkena orang lain lagi. Tak hanya itu saja, Anda juga bisa memberikan tali pembatas sehingga tidak ada orang yang melintas ke area tersebut. lalu tutuo tumpahan bahan kimia dengan menggunakan penjerap jenis matras atau Anda bisa sedot tumpahan bahan kimia dengan vakum khusus, apabila dibutuhkan penetralan Anda juga bisa melakukannya.
-          Cara Penanganan Tumpahan Bahan Kimia Jenis Cairan
Pada dasarnya cara penanganan tumpahan bahan kimia ini hampir sama dengan penanganan di atas, tetapi di sini apabila tumpahannya jenis cairan, Anda bisa melakukannya dengan cara menyerap tumpahan dengan menggunakan bahan penyerap yang inert. Tak hanya itu saja, jika perlu Anda bisa menetralisasi dan cek derajat keasamannya dengan menggunakan pH indikator. Setelah itu untuk membuangnya Anda harus memperlakukannya dengan benar seperti buangan tumpahan B3 (bahan berbahaya beracun) sehingga nantinya Anda tidak membuat atau menimbulkan masalah lainnya. Nah, perlu di ingat dalam membuang cobalah jangan membuang langsung ke lingkungan.
-          Cara Penanganan Tumpahan Bahan Kimia Kering dan Padat
Cara penanganannya Anda bisa melakukannya dengan cara disapu dan disikat serta dimasukkan ke dalam sebuah wadah yang sesuai.

5)   Teman praktikan mengalami sedikit kecelakaan tertelan zat kimia tanpa disengaja?
-       Pertolongan pertama yang diberikan kepada korban yang tidak sadar atau hampir pingsan akibat kecelakaan tertelan zat kimia adalah dengan menelungkupkannya dengan kepala menghadap ke samping dan lidah dikeluarkan untuk mencegah tersedak karena ludah. Jagalah korban agar tetap pada posisi berbaring dan tetap hangat suhu badannya, dan jika diperlukan berilah bantuan pernafasan buatan. Ingat : jangan memberi minuman beralkohol karena dapat mempercepat penyerapan beberapa jenis racun oleh tubuh. Dan terakhir segeralah meminta pertolongan dari petugas kesehatan.

Semoga bermanfaat dalam mengerjakan tugas :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pelajaran Menyenangkan itu Bernama Kimia

My Dream Stories

Summary the article about Gruesome accident prompts call to find alternative to needles in chemistry labs